Australia Buka Beasiswa bagi Mahasiswa NTT

Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Sebagai wujud kerjasama di dunia pendidikan, pemerintah Australia memberikan beasiswa kepada 200-300 mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Australia setiap tahunnya. Dalam kerja sama itu mahasiswa asal NTT menjadi prioritas.

“Sejak Tahun 2004, Pemerintah Australia telah membangun kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, membantu pembangunan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Untuk NTT, ada 644 sekolah yang telah mendapat sentuhan program tersebut. Harapannya, para alumni dapat menjadi agen-agen perubahan di tempat kerjanya masing-masing,” ujar Justin Lee Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia di Kupang, Kamis (1/12/2016).

Justin mengatakan, pemerintah Australia tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik pendidikan, tetapi juga pelatihan dan penguatan kapasitas bagi guru-guru di pedalaman.

“Saya sering mendengar dari pengusaha Australia, kesulitan utama yang dihadapi dalam investasi adalah masalah lahan. Saya berharap Pemerintah Provinsi NTT dapat menyiapkan peraturan daerah terkait standarisasi pembebasan lahan,” kata Justin.

Justin menambahkan, Kedutaan Besar Australia berusaha untuk membangun komunikasi dan kerjasama dengan seluruh Pemerintah Daerah yang ada di Indonesia. Saat ini, lanjut Justin, pihaknya sudah membuka dua Konsulat Jenderal baru di Makasar dan Bali.

Wakil Gubernur NTT, Benny A. Litelnoni mengaku, program-program kerjasama yang telah digagas Pemerintah Australia selama ini, telah membantu masyarakat NTT. Namun dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, program-program tersebut semakin berkurang. Oleh karena itu, kerjasama Australia dan NTT menurutnya, harus diperluas dan ditingkatkan karena secara geografis kedua daerah ini berdekatan.

Menurut Benny, ada banyak bidang yang dapat dikerjasamakan, diantaranya peternakan, pertanian, pariwisata, kelautan perikanan dan pendidikan. Pengembangan kawasan segitiga pertumbuhan Kupang-Dili-Darwin, diharapkan dapat memperbesar peluang kerjasama.

“Selama ini, Pemerintah Provinsi NTT mengalami kesulitan, untuk membangun akses komunikasi dengan Kedutaan Australia. Kehadiran Wakil Duta Besar hari ini membuka ruang bagi kerjasama yang lebih baik ke depannya,” jelas Wagub.

Dia menganjurkan agar Pemerintah Australia mendorong para pengusaha Australia yang bergiat dalam bidang penerbangan, untuk membuka jalur penerbangan langsung dari Kota-Kota di Australia ke Kupang dan wilayah-wilayah lainnya di NTT. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment