Polisi Ringkus Dokter Gadungan

Pelaku (baju putih) saat diamankan. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Satuan Reskrim Polsek Kelapa Lima Kupang berhasil menangkap, Meky Tanamete dokter gadungan yang melakukan praktik disebuah rumah kontrakan di Jln. Kincir RT 04 RW 02, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (29/11/2016) sekitar pukul 13.20 Wita.

Penangkapan dokter gadungan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Kelapa Lima AKP. Basith Algadri berkat laporan warga. Pelaku saat ditangkap tak melakukan perlawanan.

Pantau wartawan dilokasi kejadian, proses penangkapan pelaku menjadi tontonan gratis warga sekitar. Tim identifikasi Polres Kupang Kota menggeledah seluruh ruang praktik dokter gadungan untuk mencari barang bukti. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah peralatan medis seperti hand schull (sarung tangan) kain kasa, kapas, kateter dan jarum suntik serta berbagai jenis obat obatan yang digunakan pelaku.

BB yang diamankan polisi. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

BB yang diamankan polisi. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP. Basith Algadri mengatakan penggrebekan tempat praktik dokter gadungan itu atas laporan keluarga pasien yang ingin menjenguk keluarganya yang sedang dirawat pada tempat praktik tersebut.

“Pada saat ingin menjenguk pasien, keluarga mendapat perlakuan tidak wajar yakni diusir dan dimarahi oleh pelaku. Merasa perlakuannya tidak manusiawi keluarga korban melaporkan ke polisi,” ujar Kapolsek kepada wartawan, Rabu (30/11/2016).

Mendapat laporan itu, lanjut Basith, pihaknya langsung bertindak cepat ke TKP. “Ternyata benar kalau yang bersangkutan membuka praktik dokter tanpa ada ijin resmi dari dinas kesehatan setempat,” ungkap Basith.

Basith menambahkan, dari hasil penggeladahan di lokasi terdapat empat orang pasien. Dari empat orang pasien tersebut satu diantaranya yakni Mikael Baran yang masih terpasang infus pada tubuhnya.

‘Pelaku dan barang bukti telah diambil tim identifikasi untuk keperluan pemeriksaan lanjutan. Kasus ini kami limpahkan ke Polres Kupang Kota,” kata Basith.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP. Lalu Musti Ali membenarkan hal itu. Menurut Lalu Musti, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan polisi.

Perbuatan pelaku melanggar pasal 197 junto pasal 106 UU No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan atau pasal 77 junto pasal 73 UU No. 29 Tahun 2004, tentang praktek kedokteran dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment