Jepang Tawarkan Program Magister dan Doktor 

Para peserta seminar foto bersama dengan delegasi dari JSPS

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sebuah organisasi nonprofit yang bergerak dalam bidang promosi pendidikan lanjutan di Jepang yakni Japan Society for Promoting Science (JSPS),  Sabtu, 19 November 2016 lalu hadir di STIKOM Bali untuk mengadakan seminar tentang peluang pendidikan lanjutan di Jepang kepada para dosen ATIKOM Bali Group. Termasuk Direktur Politeknik Nasional (Polnas) Denpasar, I Gusti Ayu Widari Upadani, S.Par., M.Agb

Anggota JSPS yang hadir berasal dari cabang Bangkok Office yang merupakan pusat JSPS Asia Tenggara. Mereka adalah  Prof. Kuniaki Yamashita selaku Director, Ms. Noriko Furuya selaku Deputy Director dan Mr. Toshio Ohta, International Program Associate, JSPS Bangkok Office.

Seminar ini juga menghadirkan Prof. I Gede Putu Wirawan, Ph.D dan Prof. A.A. Mirah Adhi, Ph.D dari Universitas Udayana selaku alumnus JSPS dan Dr. Eng Wirarama Wedashwara ST., MT. dari STIKOM Bali selaku moderator dan peserta joint research JSPS.

jsps-stikom-bali-1

Ms. Noriko Furuya memberikan presentasi

Seminar memberikan informasi tentang beasiswa program S2 dan S3 di seluruh universitas negeri maupun swasta di Jepang serta hibah joint research antara peneliti Indonesia dan Jepang.

JSPS juga menawarkan program beasiswa ronpaku yaitu program doctoral degree by dissertation. Program ronpaku memfasilitasi para dosen untuk mengambil gelar doktor di Jepang tanpa menetap di Jepang.

“Peserta ronpaku hanya perlu bimbingan melalui internet dan datang ke Jepang 3 atau 6 bulan sekali sesuai kesepakatan dengan dosen pembimbing. Program ini dianggap sangat cocok bagi dosen yang tidak bisa meninggalkan keluarga atau pekerjaannya di kampus dalam jangka waktu yang lama,” kata Prof. Kuniaki Yamashita melalui pernerjemah Wirarama Wedashwara.

JSPS juga menjelaskan tentang hibah joint research antara peneliti Jepang dan Indonesia. Penelitian mencakup multi disiplin ilmu yang melibatkan hubungan antara dua negara.  Joint research ini dinilai akan sangat meningkatkan akreditasi kampus di bidang penelitian dan publikasi internasional.

Seminar ini sebelumnya hanya dilakukan Universitas Gajah Mada Jogjakarta dan kali pertama dilakukan di Bali. (wds)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment