STIKOM Bali Gelar Technopreneur Expo

IGK Puritan Wijaya, S.Kom., MMSI sebagai moderator dengan nasumber Reza Zahid Mirza. bnn/rahman

Denpasar/BaliNewsNetwork-Selama sepekan,  14 – 19 Nopember 2016  STIKOM Bali menggelar kuliah industri  dan festival kewirausahaan dalam suatu gelaran bertajuk  Technopreneur Expo 2016, bertempat di kampus setempat, Renon, Denpasar.

Ketua panitia acara ini I Gusti Ngurah Wikranta Arsa, S.Kom., MCs menjelaskan, ada tiga kegiatan dalam Technopreneur Expo 206 ini. Yakni, kuliah industri berupa seminar bidang industri yang berkaitan dengan IT sebanyak  17 sesi,   expo yang diikuti 22 stand kewirausahaan dari mahasiswa dan  pameran UKM  STIKOM Bali

arsa-technopreneur

I Gusti Ngurah Wikranta Arsa, S.Kom., M.Cs

Wikranta Arsa menjelaskan, kuliah indsutri merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester sesuai kalender akademikik STIKOM Bali dengan mengundang para praktisi  di bidang industri yang berkaitan dengan penerapan teknologi informasi.

“Agenda ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa STIKOM Bali untuk memperluas wawasan pengetahuan berkaitan dengan duni kerja di bidang IT,” tutur Arsa

Disebutkan, tujuan Technnopreneur Expo ini adalah untuk memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa agar menghasilkan link and match antara akademisi dan dunia kerja.

technopreneur-mahasiswi

Mahasiswi mengajukan pertanyaan. bnn/rahman

Selain seminar, acara  ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Expo dan pameran UKM. Expo bertujuan untuk melatih dan mempraktekan jiwa entreprenurship para mahasiswa  STIKOM Bali. tak kurang dari 22 stand expo milik mahassiwa STIKOM Bali. Sedangkan pameran UKM bertujuan untuk mengekspresikan karya dan kreativitas mahasiswa STIKOM Bali.

Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, melalui seminar IT Entrepreneur ini diharapkan  menginspirasi  banyak mahasiswa STIKOM Bali setelah lulus nanti agar terjun menjadi pengusaha.

“Walapaun pada dasarnya setiap orang memiliki bakat sendiri-sendiri namun menurut saya bakat itu bisa diasah secara terus menrus melalui berbagai usaha,” terang Dadang Hermawan.

Sementara itu, General Manager Digital Communication  XL  Reza Zahid Mirza yang tampil sebagai narasumber seminar sesi pertama, mengupas tuntas tentang digital marketing.

Menurut Reza dewasa ini peran digital marketing nyaris mengambilalih peran marketing konvesional guna mengenalkan sebuah perusahaan atau produk.

Ada dua cara melakukan digital marketing, yakni menggunakan search engine optimization  (SEO) atau search engine marketing (SEM)

Gilira seorang mahasiswa mengajukan pertanyaan. bnn/rahman sabon nama

Mahasiswa mengajukan pertanyaan. bnn/rahman

“SEO atau SEM adalah serangkaian proses untuk meningkatkan trafik kunjungan pada website tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau alogaritma pada mesin pencari, misalnya Google. Tujuannya untuk menaikan ranking web tersebut menjadi paling atas atau jika menggunkan kata kunci tertentu maka begitu orang klik kata kunci tadi akan muncul web kita. Cara SEO ini dilakukan secara gratis, sedangkan kalau menggunakan SEM ada biaya, ” sebutnya. Disebutkan kedua cara tersebut masing-masing memiliki sisi negatif dan sisi positif.

Narasumebr lain untuk kuliah industry ini yakni dari Coworking Space, Infimaker Studio, Bukaloka, Jarvis, Mitrais, Reliance, Tribun Bali, Polda Bali, bahkan dari Jepang seperti Prof. Singomabu, dll. (rsn)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment