Kejati NTT Diminta Lidik Proyek Jalan Nangaba-Pemo
Kondisi terkini jalan Nangaba-Pemo di Kabupaten Ende. bnn/dedi wolo
Ende/BaliNewsNetwork-Proyek peningkatan jalan Nangaba – Pemo di Kecamatan Ende, Kabupaten Ende dengan dana Rp 12,5 milyar yang dikerjakan oleh PT Novita Karya  tahun 2015, saat ini sebagian badan jalan dalam kondisi sudah rusak parah.
Sekretaris Forum Peduli Masyarakat Kecil (FPMK) Adrianus So kepada media ini mengatakan, semestinya jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor tetapi yang terjadi mereka membiarkan saja.
“Hujan yang mengguyur Kabupaten Ende beberapa minggu terakir menyebabkan jalan tersebut terus terkikis dan semakin rusak,” kata So.
Adrianus So menduga kuat ada konspirasi antara kontraktor pelaksana dengan Dinas PU Kabupaten  Ende untuk membiarkan jalan tersebut rusak karena sampai saat ini tidak ada niat sedikitpun dari kontraktor pelaksana untuk memperbaikinya.
So juga menyesalkan sikap Kejaksaan Negeri Ende yang kurang tanggap terhadap keluhan masyarakat terkait proyek jalan tersebut.
“Semestinya penegak hukum sudah  meminta pertanggung jawaban Dinas PU maupun kontraktor pelaksana untuk tidak main-main dengan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak,” kata So.
Karena itu Adrianus So mendesak Kejaksaan Tinggi NTT segera turun ke lokasi proyek untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pekerjaan jalan tersebut guna mengembalikan kepercayaan masyakat terhadap penegakkan hukum di Ende.
Hal yang sama di sampaikan seorang masyarakat, Plasidus Gebo.
“Sebagai warga masyarakat kami berharap agar kontraktor pelaksana bisa memperbaiki jalan yang sudah rusak tersebut,” cetusnya.
Gebo juga ikut mendesak Kejati NTT untuk ke Ende menyelidik proyek jalan tersebut.
“Mengapa jalan yang baru dikerjakan tetapi sudah rusak dan dibiarkan begitu saja,” pungkas Gebo. (Dedi)
Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment