Disidak, Narkoba Masih Marak di Sel Wanita Lapas Kerobokan

Terlihat petugas saat melakukan sidak di Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung. Foto: balinewsnetwork/sid.

Denpasar/BaliNewsNetwork— Tim gabungan dari unsur TNI, Polri dan BNN, Selasa (1/11) malam mengobok-obok Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung. Sidak dipimpin Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan, hasilnya, ditemukan sejumlah barang-barang mewah eletronik. Dan masih maraknya peredaran narkoba di dalam Lapas.

Rudi mengatakan, mulai dari puluhan HP, sejumlah TV serta kompor gas kecil berhasil dikumpulkan. Hal narkoba yang ditemukan baru sebatas 3 paket sabu.

“Untuk narkoba kita temukan 3 paket sabu. Saat ini masih kita data jumlah barang-barang seluruhnya yang kita dapat. Ini akan terus kita sisir ke semua blok,” singkat Rudi yang memastikan ada sekitar 65 HP dari berbagai merk ditemukan.

Kata dia, ada sekitar 200 personil dilibatkan dalam sweeping malam hari ini. “Kita akan selidiki bagaimana cara masuknya barang.-barang semua ini. Karena semuanya melewati jalur satu pintu. Dalam penyisiran ini semua penghuni cukup mematuhi apa yang kita lakukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNNP Bali yang mengecek blok wanita pertama di Wisma Goa Gajah, mengaku tidak menemukan narkotika. Namun saat dilakukan pengecekan urine dengan sampel tiap kamar yaitu 11 orang, mendapatkan 2 orang positif amp methamin dan 1 orang positif morphin.

“Di Wisma Bedugul ditemukan 3 paket ganja dan kita lakukan tes urine terhadap 2 penghuni WNA inisial DNL (Italia) dan ATN (New Zeland), keduanya positif ganja,” katanya.

Lanjut ke Blok Taman Ayun, GWK dan Tirta Gangga, BNN mentes urine 4 orang, (3 orang positip Sabu, 1 orang positif Morphin) sementara BB Narkotika nihil. Dan di Wisma Ubud di kamar 5  ditemukan 3 paket klip kecil diduga sabu dan 5 orang dilakukan tes urine dan hasilnya semua positif MET atas nama Kdk Snm, Azs, Sbr, IB. D,  dan H k. (sid)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment