BKB HI, Cara Tepat Ketahui Praktek Asuh Anak

Suasana seminar dari program Bina Keluarga Balita. Foto: balinewsnetwork/sandrowangak.

Lembata/BaliNewsNetwork— Untuk memwadahi kesetaraan dalam pengasuhan anak, program Bina Keluarga Balita merupakan cara yang tepat bagi orang tua mengasuh anak anak usia dini.

Sebab program ini mewajibakan orang tua untuk melakukan interaksi aktif dengan anak usia dini entah itu di rumah atau di tempat lain. Selaain itu BKB HI juga mengutamakan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh, merawat, mendidik dan melindungi anak.

Hal ini disampaikan oleh Samuel Niap, ECCD Project Manager Plan Internasinal Program Kerja NTT, kepada balinewsnetwork.com di Hotel Olympic, Kota Lewoleba, 2 November 2016.

Tujuan dari kegiatan ini adalah, kata Samuel, memberikan pengetahuan secara holistik dan terintegrasi kepada orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak anak usia dini.

“Termasuk usaha orang tua dalam memenuhi hak hak anak dan melindungi mereka dari segala tindakan kekerasan dan exploitasi,” ungkap Samuel.

Mnurut Samuel, kegiatan BKB HI ini penting diketahui oleh orang tua sebagai sasaran utama, karena untuk mewujudkan anak Indonesia yang cerdas, ceria dan berakhlak mulia, dibutuhkan kualitas asuh orang tua.

Sementara itu, Tari Pujiiwati, Communication Specialist, Plan Internasional Program Kerja Area Lembata menjelaskan, kegiatan BKB HI ini diselenggrakan berkat kerjasama antara Plan Internasonal dengan LSM LPPM Lembata dan melakukan advokasi program di sepuluh desa se-Kecamatan Omesuri dan Buyasuri.

Selain itu, kegitan ini juga melibatkan sepluh desa lain atas usulan pemerintah Kabupaten Lembata, atas usulan Dinas BK2BN Lembata yang tersebar di Atadei, Wulandoni, Nubatukan dan Nagawutung. Juga melibatkan beberpa bidan dan petugas kesehaatan gizi di Kecamatan Nubatukan, Lebatukan, Omesuri dan Buyasuri.

Tari menjelaskan, program ini sangat membantu orang tua dalam mengasuh anak pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejalan dengan Perpres nomor 63 tahun 2013.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mensejahterahkan anak usia 0-8 tahun melalui peningkatan pengetahuan orang tua dalam menstimulasi perkembangan anak usia dini, dengan pola asuh melalui kelas parenting,” tutup Tari kepada media ini saat mendampingi Samuel di Hotel Olympic. (sandrowangak)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment