Belasan Anak Punk Digaruk Satpol PP Jembrana

Belasan Anak Punk digaruk petugas dan dipulangkan paksa. Foto: balinewsnetwork/don.

Jembrana/BaliNewsNetwork— Sebanyak 18 anak Punk asal Banyuwangi, Jawa Timur, dijaring petugas Satpol PP Jembrana, Jumat (21/10/2016) siang tadi. Mereka diciduk karena meresahkan masyarakat dan mencoba menghentikan secara paksa kendaraan umum agar bisa menumpang ke Denpasar.

Dari 18 anak tersebut, hanya seorang berasal dari Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.  Sementara 17 orang lainnya berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Penampilan mereka agak urakan, dengan tato nyaris di sekujur tubuh. Mereka juga memiliki tindik di telinga, hidung, lidah dan beberapa bagian tubuh lainnya.

“Dari 18 anak yang ditangkap tadi, 10 orang diantaranya berstatus pelajar. Empat orang lainnya tidak memiliki identitas diri. Kebanyakan dari mereka tidak membawa bekal yang cukup sehingga dicemaskan akan melakukan kejahatan atau aksi lain yang meresahkan masyarakat saat bekalnya habis,” kata Kasat Pol PP Jembrana, IGN Rai Budhi.

Selanjutnya menurut Rai Budhi, anak-anak ini akan didata dan dipulangkan ke daerah asalnya. Saat dipulangkan, banyak yang protes, tetapi petugas tetap memulangkan mereka secara paksa. (don)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment