Vonis Bersalah, Jadi Bukti Tambahan Sidang Perdata

Reydi Nobel, kuasa hukum Debby Natalia Susanto. Bnn/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Meski terlihat kecewa dengan putusan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami terhadap tiga orang terdakwa sekeluarga, Edwin Hartono Kwanarta (ayah), Ivan Saputra Kwanarta (anak) dan Ni Ketut Irawati (ibu), namun kuasa hukum Debby Natalia Susanto (korban/pelapor) yakni Reydi Nobel masih bisa tersenyum.

Terbukti Beri Keterangan Palsu, Sekeluarga Jadi Terpidana

Hal ini karena putusan hakim yang menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah, bisa dijadikan bukti tambahan dalam gugatan perdata yang sudah masuk pada tahapan mediasi.

“Meski kecewa dengan hukumanya, tapi kami lega karena ketiga terdakwa dinyatakan terbukti bersalah. Artinya putusan itu bisa kita jadikan bukti tambahan disidang perdata,”tegas Reydi Nobel, Senin (10/10).

Seperti diketahui, Debby Natalia Susanto, melayangkan gugatan perdata terhadap Ivan Saputra Kwanarta ke PN Denpasar. Gugatan itu pada intinya karena Debby merasa dirugikan atas putusan PN Denpasar nomor 455/Pdt.G/2015 PN.Dps.

Dalam putusan perceraian itu, salah satu amar putusannya menerangkan hak asuh anak bernama Jocelyn Nichole Kwanarta,  yang lahir dari perkwinan penggugat dan tergugat dibawah asuhan Ivan Saputra Kwanarta.

Putusan itu merupakan putusan verstek dan waktu untuk mengajukan verset sudah lewat.  Sementara Debby yang tinggal di Sidoarjo,Jatim itu mengaku sama sekali tidak mengetahui kalau ada gugatan cerai. Dia secara tiba-tiba mendapat putusan cerai dari PN Denpasar.

Persoalannya, lanjut Reydi Nobel, sejak lahir anak perempuan tersebut diasuh oleh penggugat, baik sejak tinggal di Bali hingga pulang ke Sidoarjo. Nah, dengan dinyatakan ketiga terdakwa bersalah (salah satunya Ivan), maka makin menguatkan gugatan yang diajukan.

Diketahui pula, pada salinan putusan cerai yang diterima,  Debby mengaku banyak dirugikan karena ada keterangan yang tidak benar disampaikan Ivan dan kedua orang tuanya. Yakni  mereka  yang mengatakan tidak mengetahui tempat tinggal Debby. Faktanya, Ivan pernah tinggal di rumah Debby di Sidoarjo selama 1 tahun.

Selain itu, Ivan juga mengatakan bahwa Debby tidak memiliki pekerjaan dan tempramental.  Atas pengakuan inilah, Debby yang merasa dirugikan melaporkan ketiga terdakwa ke polisi dengan tuduhan memberi keterangan palsu di muka sidang. (pro)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment