Tiga Kuburan Massal Korban PKI  Ada di Pesisir Pantai Yehembang

Salah satu lokasi kuburan masssal di pinggir pantai Yehembang, Jembrana. bnn/don

Jembrana/BaliNewsNetwork-Penemuan empat tengkorak dan tulang belulang korban G 30 S PKI, Rabu (05/10/2026) menguak fakta  lain. Menurut para pelaku sejarah, sepanjang pantai Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana terdapat tiga kuburn massal.

Penuturan sejumlah saksi sejarah, sepanjang pesisir Yehembang setelah Gestapu  dijadikan tempat mengubur anggota PKI yang dibunuh secara massal.

“Ada tiga lokasi kuburan massal anggota PKI di pesisir pantai Yehembang. Mereka yang dikubur di situ kebanyakan warga luar Yehembang,” terang Kade Soma (70), salah seorang warga Yehembang yang juga saksi sejarah, Kamis (06/10/2016) sore.

Menurutnya, lokasi kuburan masal pertama berada di dalam setra (kuburan). Di lokasi ini jumlah anggota PKI yang dikubur paling banyak yakni 33 orang. Seluruhnya berasal dari luar Yehembang atau dari wilayah barat Yehembang.

Lokasi kedua tepatnya sekitar 50 meter di timur setra Yehembang. Atau tempat ditemukannya empat tengkorak dan tulang belulang manusia kemarin sore oleh warga. Di lokasi ini menurutnya ada tujuh anggota PKI yang dikubur dalam satu liang.

“Dari tujuh orang yang dikubur di lokasi tersebut, enam orang di antaranya warga Yehembang. Sedangkan satu orang lagi warga Tegalcangkring yang kebetulan bertugas di Pukesmas Yehembang sebagai mantri kesehatan,” tutur Soma.

Sedangkan lokasi kuburan massal yang ketiga terletak sekitar 500 meter di timur lokasi kuburan massal yang kedua. Atau tepatnya sekitar 15 meter di barat pertigaan menuju Pura Rambut Siwi dan menuju jalan raya Denpasar-Gilimanuk.

“Di lokasi ke tiga ini saya tidak tahu pasti jumlah korban yang dikubur. Kalau tidak salah ada belasan orang dikubur dalam satu lubang. Mereka berasal dari Banjar Nusamara dan Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin. Sampai sekarang kuburannya belum pernah dibongkar,” katanya.

Bendesa Pakraman Yehembang Ngurah Gede Aryana dikonfirmasi mengaku belum tahu kalau ada kuburan massal korban  PKI. Namun menurutnya semua korban PKI yang dikubur di wilayah Yehembýang sudah diupacarai pihak keluarga. Termasuk mereka yang ditemukan warga kemarin akibat abrasi.

“Semuanya sudah diaben dan sudah bersih. Secara Hindu mereka itu sudah tidak ada karena rangkaian upacara pengabenan sudah tuntas digelar,” katanya.

Data yang diperoleh menunjukkan, sejumlah pantai di Jembrana menjadi kuburan massal para korban PKI. Seperti Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya, Pantai Rening, Kawasan Tegal Badeng, Kecamatan Negara.

Selain itu kuburan massal korban PKI juga ditemukan di kawasan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Pantai lain, kawasan Delod Brawah, Kecamatan Mendoyo, Jembranan, Bali. (don)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment