Lelaki Cacat Ini Setia Berkelahi dengan Waktu

Marthen Sebe, menjajakan koran. bnn/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork- Meski mengalami cacat fisik namun tak membuatnya patah semangat. Marthen Sebe (28), lelaki pengidap disabilitas ini berjalan menggunakan tangan karena kedua kakinya lumpuh. Meski begitu,  namun dia masih ingin bekerja mencari uang demi mencukupi kebutuhan hidup kakek dan neneknya.

Sejak kecil Marthen hidup bersama kakeknya karena kedua orangtuanya merantau di Malaysia dan hingga saat ini tak ada kabar. Untuk membiayai kehidupannya, setiap pagi Marthen yang bertempat tinggal di Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, harus menelusuri keramaian kota menjual koran di setiap perempatan kota.

“Saya hidup dengan kakek-nenek sejak kecil. Setiap pagi saya jualan koran untuk beli beras. Saya bisa pulang rumah kecuali korannya semua sudah terbeli, biasanya malam baru bisa pulang rumah,” ucap Marthen kepada wartawan di Kupang, Rabu (5/10/2016).

Marthen menuturkan, meski cacat dia tak pernah patah semangat untuk bekerja. Sebelum menjual koran, Marthen menjual kantong plastik di pasar.

“Saya mempunyai modal awal 30 ribu untuk membeli koran. Dari hasil penjualan koran saya mendapat keuntungan 20 ribu. Lumayan bisa membeli beras setiap hari,” kata Marthen. (Amar Ola Keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment