Polisi Identifikasi Lagi 50 Korban  Kanjeng Dimas di Jembrana
Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. bnn/ist
Jembrana/BaliNewsNetwork-Terungkapnya tujuh orang warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana menjadi korban penipuan Dimas Pribadi, Polres Jembrana melakukan penyelidikan. Hasilnya diidentifikasi lagi 50 orang korban baru asal Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, dan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

“Tidak hanya itu. Kami juga menemukan sejumlah korban lain yang tersebar di seluruh kecamatan di Jembrana. Namun mereka belum mau terbuka,” terang Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo, Senin (03/09/2016) sore.

Dikatakan, dari lima kecamatan tersebut, korban terbanyak ada di Kecamatan Negara.  Tujuh orang korban dari Desa Pengambengan dan puluhan lainnnya berasal dari Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara dan dari Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana.

“Kami sudah sebar anggota intel untuk turun ke desa-desa melakukan pendataan. Sementara jumah korban mencapai puluhan,” terang Djoni Widodo.

Menurut Kapolres, pihaknya belum bisa menunjukan jumlah pasti berapa korban Dimas Pribadi di Jembrana. Termasuk jumlah kerugian materialnya karena masih dilakukan pendataan.

“Memang anggota kami sudah berhasil menemui beberapa korban. Tapi mereka tidak  jujur menerangkan berapa kerugian materinya. Mungkin mereka malu. Ada yang ngaku tertipu seratus juta rupiah, ada pula yang mengaku lima juta rupiah,” ujarnya.

Kapolres juga mengatakan,  pascapenangkapan Dimas Pribadi, warga Jembrana yang menjadi korban belum ada yang melapor. Baik kepada polisi maupun aparat desa. Namun pihaknya proaktif melakukan pendataan ke desa-desa.

“Besok saya akan kumpulkan para Kanit Intel dari masing-masing Polsek agar lebih maksimal melakukan pendataan ke desa-desa. Dengan negitu bisa diketahui secara pasti jumlah korban Dimas Pribadi di Jembrana,” janjinya. (don)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment