Belo Jadi Kampung Literasi Berbasis Petanian

Kegiatan menggagas Belo sebagai Kampung Literasi berbasis Pertanian oleh PKBM Gading Taruna.bbn/ist

Belo Jadi Kampung Literasi Berbasis Pertanian

Lembata-Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Gading Taruna mencanangkan Gerakan Kampung Literasi di Kelurahan Belo sebagai upaya meningkatkan budaya membaca bagi masyarakat setempat dan sekitarnya.

Kampung Literasi merupakan suatu kawasan atau wilayah yang digunakan untuk mewujudkan masyarakat melek aksara sehingga memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas.

Kegiatan Pencanangan Gerakan Kampung Literasi dilaksanakan di aula kantor Kelurahan Belo, Kamis (29/9/2016) siang.

Kegiatan dihadiri Kadis Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh dan beberapa pejabat lainnya. Selain pencanangan juga digelar pelatihan gerakan kampung literasi berbasis pertanian.

Kadis Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh menyambut baik adanya kegiatan Gerakan Kampung Literasi yang dicanangkan PKBM Gading Taruna.

Budaya membaca penting bagi masyarakat agar menjadi masyarakat yang pintar dan berpengetahuan serta berwawasan luas.

Sementara pimpinan PKBM Gading Taruna, Goris Takene kepada wartawan
mengatakan, Gerakan Kampung Literasi bertujuan memberikan layanan informasi dan ketrampilan kepada masyarakat sehingga memiliki pengetahuan wawasan yang luas.

Disebut berbasis pertanian, karena sebagian besar warga belo dan sekitarnya berprofesi sebagai petunian dan membutuhkan informasi pengetahuan tentang usaha pertanian.

“Warga bisa mendapatkan pengetahuan tentang pertanian melalui membaca buku-buku terkait masalah pertanian. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat Belo dan sekitarnya,” kata Takene. (goe/sandrowangak)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment