Singaraja/BaliNewsNetwork-Potensi kerusushan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Buleleng  pada 15 Februari 2017 membuat jajaran kepolisian harus melakukan kerja keras guna mengawal pelaksanaan Pilkada Buleleng.

Tak tanggung-tanggug Polres Buleleng menerjunkan seluruh pasukannya plus  pasukan bantuan polres tetangga, serta pasukan samping yakni Raider 900 hingga pengerahan mobil water canon untuk mengusir massa yang tidak dikenal dan datang ke sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng untuk melakukan aksi protes terkait pelaksanaan Pilkada Buleleng.

Kedatangan ratusan massa ke Sekretariat KPU Buleleng, Rabu (14/9) itu membuat polisi melakukan barikade.Namun,  kekuatan polisi masih dikalahkan dengan jumlah massa sehingga satu kompi Pasukan Dalmas Sat Sabhara Polres Buleleng dikomando langsung Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol I Made Joni Antara langsung mengambilalih pengamanan.

Massa yang mulai beringas dan tidak tidak mampu dikendalikan hingga akhirnya mobil water canon dikerahkan lalu menyemprot air ke  kumpulan massa dan kemudian Unit Pengurai Massa (Raimas) dari anggota Polwan tangguh membubarkan massa yang berkerumun tersebut.

Demikianlah scenario yang diterapkan dalam simulasi pengamanan Pilkada Buleleng yang digelar Rabu pagi kemarin di Eks Pelabuhan Buleleng oleh Jajaran Polres Buleleng dengan melibatkan Polsek dan satuan fungsional di Jajaran Polres Buleleng.

Dalam simulasi yang berlangsung hampir tiga jam itu, salah satu bangunan tua di eks Pelabuhan Buleleng dijadikan Sekretariat KPU Buleleng yang didatangi sejumlah massa. Upaya negoisasi telah dilakukan, namun massa yang tidak dikenal tetap memaksa masuk ke KPU Buleleng sehingga dilakukan pencegahan dengan barikade.

”Menjelang Pilkada, karena nanti sudah mulai tahap pendaftaran paslon, jadi kita semakin intens melakukan persiapan, apapun yang terjadi kita sudah siap, nanti berikutnya kita juga melakukan kegiatan serupa di akhir tahun. Kita melakukan sispam kota, ini  untuk penyegaran sebagai langkah awal saja,” ungkap Waka Polres Buleleng, Kompol Michael Ravelindo Risakotta yang memimpin langsung  simulasi.

Wakapolres Michael Risakotta mengatakan, pelaksanaan simulasi pengamanan Pilkada akan dilakukan kembali dengan melibatkan pihak-pihak terkait dalam skala besar melalui simulasi system pengamanan kota (Sispam Kota) pada akhir tahun ini.

”Sispam kota yang pasti kita akan melakukan dengan melibatkan skala lebih besar dan kekuatan yang sebenarnya termasuk simulasi akan dilakukan di sekretariat KPU Buleleng, sehingga mendekati yang sebenarnya untuk nantinya lebih mampu melakukan langkah-langkah pengamanan,” ujar Michael.

Selain melakukan simulasi pengamanan Pilkada Buleleng, Jajaran Polres Buleleng juga meningkatkan pola pengamanan pada titik-titik kerawanan di masing-masing wilayah dengan mengedepankan peran Polsek masing-masing, termasuk menempatkan kekuatan satu peleton Dalmas Sat Sabhara di Sekretariat KPU Buleleng dengan menyiagakan mobil water canon dan mobil barikade yang membawa kawat berduri. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment