Setelah Mendapat Ranking 3 Nasional Kategori STMIK-Puluhan Perguruan Tinggi Indonesia Kunjungi STIKOM Bali

Yan Everhard (tengah) dan rombongannya dari Universitas Budi Luhur Jakarta foto bersama manajemen STIKOM Bali. Foto: Balinewsnetwork/rahman sabon nama.

Denpasar/Balinewsnetwork-STIKOM Bali kini  bagai seorang gadis cantik. Tidak hanya dilirik masyarakat Bali dan Nusa Tenggara melainkan se-Indonesia. Puluhan perguruan tinggi di Indonesia berkunjung  ke STIKOM Bali selama setahun terakhir. Ini setelah STIKOM Bali masuk ranking 3 nasional kategori Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK); sesuai SK Menristek dan Dikti RI No. 492.a/Kp/VIII/2015 tanggal 14 Agustus 2015 tentang Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2015. Perguruan tinggi terakhir mengunjungi STIKOM Bali adalah  Universitas Budi Luhur Jakarta pada  19 Juli 2016.

Pimpinan rombongan  Ir. Yan Everhard, MT menerangkan, tujuan kunjungan mereka adalah melihat dari dekat perkembangan STIKOM Bali dan bertukar informasi serta menjajaki kerja sama dalam bidang tri dharma perguruan tinggi.

Yan Everhard (Budi Luhur Jakarta) dan Adi Purwantara (STIKOM Bali)

Yan Everhard (Budi Luhur Jakarta) dan Adi Purwantara (STIKOM Bali)

“Sungguh, kami salut dengan prestasi STIKOM Bali, baru berdiri tahun 2002 tapi kemajuannya sangat pesat, Budi Luhur berdiri tahun 1979, butuh waktu puluhan tahun barulah berkembang seperti sekarang ini,” kata Yan Everhard, setelah mendapat penjelasan dari Pembantu Ketua I STIKOM Bali I Made Adi Purwantara, S.Kom., MT, mewakili Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan, yang menerima rombongan tersebut.

Pada kesempatan itu dicapai kesepakatan awal kerja sama di bidang tri dhama perguruan tinggi, yang ditandatangani oleh Padma Nyoman Crisnapati, S.Kom., M. Pd  (Ketua Prodi Sistem Komputer STIKOM Bali) dan Irawan, M. Kom (Ketua Prodi Sistem Komputer Universitas Budi Luhur Jakarta).

Poin-poin tri dharma perguruan tinggi  tersebut adalah di bidang pendidikan meliputi pertukaran dosen, kurikulum dan konten pembelajaran, pengembangan laboratorium, pertukaran mahasiswa atau studi ekskursi. Di bidang penelitian meliputi naskah jurnal dan reviewer jurnal (mitra bestari). Sedangkan kerja sama di bidang pengabdian masyarakat meliputi sharing pengalaman dan pengabdian masyarakat bersama.

Padma Nyoman Crisnapati (STIKOM Bali) dan Irawan (Budi Luhur Jakarta)

Padma Nyoman Crisnapati (STIKOM Bali) dan Irawan (Budi Luhur Jakarta)

“Untuk pertukaran maahsiswa, kami akan mengirim satu kelas  sekitar 30 orang  kuliah satu semester di STIKOM Bali. Biaya kuliah dan makan ditanggung oleh kami, sedangkan penginapan ditanggumg orang tua mahasiswa,” beber Yan Everhard. “Kalau disuruh kuliah di Bali, pasti semuanya senang,” kata Yan Everhard sambil tertawa lepas.

Adi Purwantara menerangkan, secara detil kerja sama ini akan rumuskan lagi setelah Dekan Fakultas Teknik Universitas Budi Luhur berkunjung lagi ke STIKOM Bali dalam waktu dekat.

“Tapi pada prinsipnya kita senang bekerja sama dengan  Budi Luhur,” kata Adi Purwantara.

Setelah berdiskusi sekitar 1 jam, selanjutnya rombongan lima orang dari Jakarta itu melihat fasilitas yang ada STIKOM Bali. Di ruang laboratorium, mereka terkesima melihat karya mahasiswa  seperti robot pemadam api, robot pramusaji dan sistem tanaman hidroponik yang tengah dikerjakan oleh seorang mahasiswa, Agus Hermawan,  sebagai tugas akhirnya. Agus mengolaborasikan sistem pertanian hidroponik dengan teknologi informasi, yakni memonitor tanaman sayur mayur menggunakan teknologi mikrokomputer dan mikrocontroler. (rsn)

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment