PNS Tabanan Belum Serempak Berpakaian Adat

PNS berpakain adat madya di Bagian Humas dan Protokol Pemkab Tabanan. Foto: Balinewsnetwork/ram.

Tabanan/Balinewsnetwork-Salah satu poin penjabaran rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Semesta Berencana adalah seluruh pegawai di Pemkab Tabanan setiap hari purnama dan tilem memakai pakaian adat sembayang dan setiap hari Kamis memakai pakaian adat madya.  Hal  itu  ternyata belum serempak dilaksanakan.

Hari Kamis (21/7) adalah hari pertama pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan mengenakan pakaian adat madya. Namum berdasarkan pantauan, masih ada beberapa pegawai yang belum mentaati. “Mulai hari kamis ini berpakaian adat madya,” jelas salah satu PNS pemkab Tabanan. Sedangkan untuk hari besar seperti Purnama dan Tilem harus mengenakan pakaian adat ke pura. “Saya  senang pakai pakaian adat setiap hari kamis, apalagi setiap hari Purnama dan Tilem, senang sekali,” ujar salah satu pegawai perempuan.

Mengenakan pakaian adat setiap hari Kamis dan pakaian adat ke Pura setiap Purnama dan Tilem juga sempat disinggung oleh anggota DPRD Tabanan I Gede Purnawan. Saat itu Purnama tanggal 19 Juli digelar sidang paripurna. Purnawan sempat menginterupsi ketua DPRD Tabanan terkait komitmen mengenakan pakaian adat ke pura setiap hari Purnama. “Saya bersama dua orang rekan saya saja yang mengenakan pakaian adat ke Pura. Sedangkan yang lainya kok pakaian dinas. Saya harap ramperda RPJMD Semesta Berencana yang sudah disetujui dijalankan,” jelas Purnawan.

Mendapatkan interupsi seperti itu Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi kemudian menjawab, meski RPJMD sudah ditandatangani namun masih menunggu revisi dari provinsi. “Mari kita tunggu, hasil revisi dari provinsi. Setelah diterima oleh provinsi baru nanti kita laksanakan  dan jabarkan isinya. Dan salah satunya  berpakaian adat ke Pura setiap Purnama dan Tilem serta pakaian adat setiap hari Kamis,” pungkas Boping Suryadi. (ram) 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment