Festival Irama Musik Sahur Dipadati Ribuan Penonton

Festival Irama Musik Sahur atau ngotek  nan meriah di Loloan Barat, Negara. Foto: Balinewsnetwork/agp

Negara/Belinewsnetwork-Irama musik sahur atau yang akrab disebut ngotek, tetap menjadi daya tarik dan tradisi di Bulan Ramdhan. Biasanya musik ini dibawakan ketika membangunkan umat muslim yang hendak berpuasa di Bulan Ramadhan, untuk makan sahur.

Ngotek ini lebih sering dilakukan anak-anak dan terkadang juga digemari dari kalangan remaja. Alat-alat yang digunakan pun, tidak tidak terlalu sulit dicari. Biasanya menggunakan kentongan, botol minuman mineral ukuran besar, jerigen bekas, dan alat-alat lainya, termasuk juga rebana.

Melihat cukup mentradisinya irama musik sahur di kalangan masyarakat, khususnya di kampung Loloan, menjadi salah satu motivasi terselenggaranya lomba atau Festival Irama Musik Sahur yang dipusatkan di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Sabtu (02/07/2016) malam.

Festival yang sudah berlangsung untuk ke-19 kali ini, digelar Pemuda Loloan Bersatu bekerjasama dengan Polres Jembrana.

Berbeda dengan tahun lalu, berkat kerja sama dengan Polres Jembrana, prosesi festival diawali dengan patroli dari pihak Polres Jembrana dengan membawakan irama musik sahur, menggunakan alat rebana. Sejumlah anggota polisi, ikut meramaikan festival ngotek ini, sambil melakukan patroli keliling.

Sebanyak 80 kelompok termasuk kategori anak-anak dan dewasa, berkompetisi membunyikan irama sahur, dengan antusias, sambil bershalawat. Proses festival tersebut dimulai dari perempatan Loloan Barat, lalu menuju Kelurahan Loloan dan selanjutnya mengambil rute berbelok ke arah utara menuju Kota Negara.

Pawai festival ini melintasi areal kota, dan selanjutnya balik ke arah selatan,  kembali  ke arah Loloan Barat. Ribuan orang tampak memadati mulai dari start di depan panggung hingga di pinggiran jalan baik di Loloan Timur sampai di Kota Negara.

Ragam pakaian, penampilan dan kreasi musik dari para peserta, cukup kreatif. Meskipun lelah berkeliling membawa properti musik yang cukup berat, namun mereka semangat dan berharap tahun depan harus tetap ada dan lebih ditingkatkan lagi.

Festival Irama Makan Sahur atau ngotek di Loloan Barat, Negara

Festival Irama Musik Sahur atau ngotek di Loloan Barat, Negara

Festival ini dihadiri Waka Polres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba serta perwira Polres Jembrana dan Kapolsek Negara. Dari Pemkab Jembrana tampak diwakili Staf Ahli Pemkab Jembrana Putu Cahyadi.

Di sela-sela festival, Ketua Festival Musik Sahur, Khalid Asauri, Sabtu malam mengatakan penyelengaraan festival ini diikuti sebanyak 80 kelompok dengan jumlah peserta sebanyak 1.200 orang. Dari 80 kelompok, 35 kelompok masuk ketegori anak-anak dan sisanya kategori dewasa.

Festival irama musik sahur tahun ini bekerjasama dengan Polres Jembrana memperebutkan piala  Kapolres Jembrana.

“Kerja sama ini terangkai karena kami memiliki visi yang sama, dan ini untuk memotivasi para pemuda agar tetap semangat di Bulan Ramadhan,” ujar Khalid Asauri

Beberapa hal yang dinilai dari  festival ini  di antaranya ahlak, nada atau irama, suara atau bunyi serta kerapian/keseragaman. Setiap kelompok maksimal melibatkan 15 orang dan alat yang digunakan harus yang tradisional, seperti beduk, rebana, kentongan, jerigen bekas, dan juga alat cengceng dan alat-alat lainnya, yang menimbulkan bunyi harmoni.

“Rute yang kita tempuh, sekitar 3 kilometer, dari start  Loloan Barat lalu keliling Kota Negara melintasi Kelurahan Loloan Timur. Festival ini  sudah yang ke-19 kali, dan tahun ini masyarakat cukup antusias dan perlomban berjalan aman,” jelasnya.

Sementara setelah melalui penilaian dewan juri, ketegori anak-anak  kelompok Mendem Kangen keluar sebagai juara pertama,  juara kedua disandang Baitul Muttaqin dan juara ketiga dimenangkan kelompok Junior.

Juara harapan pertama diraih Baitul Mukhsinin dan kedua Taretan Cilik. Di kategori dewasa, juara pertama diraih Kampung Buyut,  kedua diraih Musyafir dan ketiga Nurul Iman.  Juara harapan pertama dipetik oleh Assidiki dan harapan kedua jatuh pada Terune Baru Mentik. (agp)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment