Wabup Flotim Ke Jakarta, Paripurna Istimewah Akhir Jabatan  Batal

Ruang sidang DPRD Flores Timur terlihat sepi karena sidang paripurna istimewah dengan agenda pemberhentian Bupati-Wakil Bupati Flores Timur dibatalkan. Foto: Balinewsnetwork/Eman Niron.

Larantuka/Balinewsnetwork-,Jadwal Sidang Paripurna Istimewah DPRD Flores Timur terkait Pengumuman Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur pada hari Senin (27/06/2016) terpaksa dibatalkan lantaran ketidakhadiran Wakil Bupati Valens Tukan, S.AP. Wabup Valens dikabarkan sedang menjalankan tugas penerintahan di Jakarta, Ketua DPRD Yosep Sani Betan, ST pun sedang berada di Jakarta. Pembatalan yang terkesan mendadak tersebut menimbulkan kekagetan serta kekecewaan  bagi anggota DPRD, pimpinan SKPD maupun pihak-pihak yang diundang.

Sebagaimana yang disaksikan media ini di gedung DPRD, Senin (27/06/2016) ,tepat pukul 09.00 Wita, kantor DPRD terlihat sepi. Tampak Kepala Dinas Sosial Nakertrans Theo Maran yang terburu-buru keluar dari kendaraan dinasnya hendak mengikuti sidang paripurna istimewah yang dalam undangan dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.30 wita.

Dirinya kaget mendapat penjelasan dari staf sekwan bahwa rencana sidang tersebut batal. Hal yang sama pula terlihat di sayap kiri kantor DPRD itu. Ibu-ibu beruniforn Persit Candra Kirana hadir tepat waktu, namun harus berhadapan dengan informasi pembatalan tersebut .Mereka lalu memilih meninggalkan gedung dewan tersebut dengan segera. Kenyataan yang sama pula dialami oleh anggota DPRD Anton Lebu Maran dari Partai NasDem.

Anton  yang menginjakan kakinya di ruang paripurna pada pukul 09.15 wita tersentak kaget setelah menyaksikan isi ruangan paripurna yang sepi itu. Dirinya tersontak kaget tatkala rekannya Simon Sadi Open, anggota DPRD asal Fraksi Gerindra dan beberapa staf  sekwan menyampaikan pembatalan paripurna istimewah tersebut.

Kenyataan serupa pula dialami oleh anggota DPRD dari partai Demokrat Pipin Fernandes. Pakaian seragam sipilnya pun langsung dibukanya dan disandarkan pada kursi dengan luapan kekecewaan. “Lho kok kenapa bisa begini? Kenapa saya tidak dikabarkan soal pembatalan ini?,” sergahnya setelah  mendapat informasi soal pembatalan itu.

Wakil Ketua DPRD Mathias Werong Enay, ST yang dikonfirnasi di ruang sidang DPRD menjelaskan penundaan jadwal Paripurna Istimewah tersebut terjadi karena Wakil Bupati Valens Tukan secara  mendadak mendapat panggilan ke Jakarta dan sekarang sedang mengikuti kegiatan di salah satu partai di Jakarta.

Karena paripurna istimewah ini terkait pengumuman berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Flotim periode 2012-2017  maka sangat diharapkan kedua pimpinan daerah tersebut hadir. Dalam kenyataannya menurut Ketua DPC Gerindra Flotim itu,Wabup Valens Tukan secara mendadak harus ke Jakarta memenuhi undangan dari sebuah parpol.

“Atas hasil koordinasi maka terjadilah pembatalan Paripurna Istimewah yang telah dijadwalkan Banmus dilaksanakan hari ini. Hari ini pula, Banmus akan bersidang dan menetapkan jadwal baru untuk agenda tersebut. Semuanya masih dalam taraf normal karena apa yang sedang dijalankan Pak Wabup adalah untuk kepentingan daerah,” jelas Mathias Enay.

Sementara itu Sekertaris Dewan Dominikus Demon, SH di ruang kerjanya menginformasikan bahwa pembatalan tersebut terjadi lantaran Wakil Bupati Valens Tukan  sedang menjalankan tugas pemerintahan di Jakarta. Atas dasar koordinasi itulah maka jadwal yang telah ditetapkan Banmus DPRD tersebut terpaksa dibatalkan.

Paripurna Istimewah pengumuman pemberhentian masa jabatan Bupati Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos dan Wakil Bupati Valens Sama Tukan, S.AP pun diundur pada Rabu tanggal 29 Juni mendatang.

Sebagaimana yang disaksikan media ini, dalam  ruangan sidang  telah tertata sangat rapi  dengan  dekorasi yang sungguh memikat. Kursi-kursi undangan pun terbalutkan dengan kain putih menambah wibawa ruangan itu. Sayang, kondisi tersebut akhirnya berubah dengan tak berlangsungnya agenda Sidang Istinewah tersebut. (emnir)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment