Pemudik Mulai Memadati Gilimanuk, ASDP Siapkan Blangko Manifest

Pemudik berkendaraan roda dua mulai memadati  areal Pelabuhan Gilimanuk, Senin (27/06/2016). Foto Balinewsnetwork/agp.

Negara/Belinewsnetwork-Walaupun belum memasuki H-7, namun arus mudik mulai tampak mengalir di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, Senin (27/06/2016) siang. Pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai  berdatangan. Para pemudik roda dua ini disiapkan tenda peneduh  oleh pihak ASDP, dan juga jumlah loket tiket   ditambah. Pemeriksaan surat-surat kendaraan oleh jajaran kepolisian, tetap ketat diberlakukan di pos 1 atau di pintu masuk  Pelabuhan Gilimanuk.

Ada yang berbeda dengan tahun lalu, yakni para penumpang dengan roda dua, harus mengisi blangko data manifes yang sudah disediakan di areal pelabuhan Gilimanuk sebelum masuk loket tiket. Bahkan ada yang belum paham, mengisi blangko tersebut.

“Wah,  saya baru pertama kali, jadi saya belum tahu, cara isinya,” ujarnya.

Pihak PT ASDP sudah mempersiapkan blangko data manifest, dan  pada H-7, akan disiapkan pemberikan blangko tersebut di Jembatan Dangin Tukadaya Negara.

GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang. M.Yusuf Hadi didampingi Manajer ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono dalam jumpa pers, Senin mengatakan, selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2016 ini, akan disiapkan sebanyak 48 kapal untuk dioperasikan.

Jumlah total kapal yang ada sebanyak 53 kapal yang melayani lintasan pelayaran Ketapang Gilimanuk. Rata-rata  kapasitas angkut kapalnya,  sekitar 275 orang penumpang, 58 unit sepeda motor dan 26 unit mobil.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus pengguna jasa penyeberangan, bukan dilakukan dengan penambahan kapal, tetapi penambahan jumlah trip perjalanan. Polanya bila normal sebanyak 8 trip, padat sebanyak 9 trip atau ditambah dari biasa. Bahkan bila sangat padat lonjakan penumpangnya menjadi 10 trip atau ditambah 4 trip dari biasanya.  Penambahan jumlah trip dinilai lebi efektif dari pada penambahan jumlah kapal, mengingat saat ini regulasi yang diwajibkan untuk melakukan pendataan penumpang (manifest) sesuai dengan Permenhub No 25 tahun 2016.

Menurutnya, pihaknya akan menyiapkan empat titik untuk membagikan manifest yang harus diisi penumpang, sebelum diserahkan kepada petugas di Pelabuhan ketika akan naik kapal.

“Soal dermaga di pelabuhan  Ketapang dan Gilimanuk sudah direhabiltasi, baik dermaga MB I MB II. Kapal-kapal juga sudah dilakukan pengecekan sebelum memasuki H-7. Ramcek sudah dilakukan jauh-jauh oleh Syahbandar dan demi keamanan, di dalam kapal selama mudik akan disiagakan beberapa personil Brimob,” kata Yusuf Hadi.

Yusuf Hadi juga menyebutkan faktor cuaca  akan menjadi perhatian. Pihaknya akan terus melakukan langkah koordinasi dengan BMKG.

“Namun jika terjadi cuaca ekstrem, Syahbandar akan memberlakukan pola buka tutup di pelabuhan,” ujarnya. (agp)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment