Merokok di Areal Rumah Sakit Tabanan, PNS dan Buruh Bangunan Kena Sidak KTR

Tanda larangan merokok. Foto: balinewsnetwork/dok.

Tabanan/Balinewsnetwork-Seorang PNS dan dua orang buruh, kena sidak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Propinsi Bali di BRSU Tabanan, Senin (27/06/2016)

Puntung rokok ketiganya ditemukan berserakan di areal parkir  BRSU Tabanan. Salah satu PNS kedapatan merokok saat  menunggu untuk kontrol kesehatanya. Sementara dua buruh bangunan yang juga kedapatan merokok di sela-sela memperbaiki lantai rumah sakit yang rusak.

Kepala Sesi Penegak Hukum Sat Pol PP Provinsi Bali I Ketut Pongres Languaga mengatakan, masih ditemukan adanya pengunjung yang  merokok di areal BRSU Tabanan.

“Sebenarnya (pengunjung yang merokok) sudah menurun dari tahun lalu, tetapi masih kita temukan adanya pengunjung yang merokok,” terangnya.

Karena tertangkap merokok di KTR, ketiganya dikenakan sanksi yakni menandatangi surat pelanggaran yang dilanjutkan dengan sidang ke Pengadilan Negeri Tabanan pada hari Selasa tanggal 12 Juli mendatang.

Pelanggar biasanya akan dikenakan sanksi maksimal membayar denda Rp 50 ribu, dan kurungan maksimal 3 bulan.

Selain mendapati tiga orang merokok, pihaknya juga menemukan banyak punting rokok tercecer di BRSU Tabanan.

“Pengawasan harus diperketat agar tidak ada masyarakat yang melanggaran KTR Sesuai dengan Peraturan Daerah No 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” tegas Pongres.

Wakil Direktur BRSUD Tabanan, dr. Luh Gede Sukardiasih menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan baik di kalangan perawat, dokter, hingga Satpam.

“Setiap apel pagi juga sudah diingatkan,” ungkapnya.

Sidak serupa juga dilakukan di Kantor Samsat Tabanan namun tidak ditemukan pelanggaran. (ram)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment