Nuhanera  Seperti Teluk Yang Jatuh Dari Langit

Pemandangan pantai pesisir Teluk Nuhanera. Foto: Balinewsnetwork/sandro wangak).

Lembata/Balinewsnetwork.com-Teluk Waienga atau Nuhanera merupakan teluk dengan pemandangan mempesona. Dikelilingi perbukitan dengan Gunung Ile Ape (Ile Lewotolok), membuat pemandangan Teluk Nuhanera seperti sebuah danau di tengah kawah besar. Apalagi ditunjang dengan laut yang teduh pada 91 km sepanjang garis pantai.

Bukan hanya itu, Waienga juga memiliki potensi alam bawah laut yang aduhai untuk snorkeling dan diving. Siapa sangka teluk yang saat ini dikenal dengan Nuhanera ini menjadi tersohor seantero dunia.

PHTO0299.JPG

Gumung Ile Ape, Lewo Tolok. Foto: Balinewsnetwork/sandrp wangak.

Karena keindahannnya itu, Pemerintah Kabupaten Lembata, melalui Dinas Pariwisata, merancang strategi untuk mempromosikan Nuhanera melalui event Festival Bahari Nuhanera.  Festival ini sudah digelar sejak tahun 2013 lalu. Dan 2016, festival Nuhanera akan kembali di gelar dengan berbagai kegiatan. Tujuannya cuma satu, menduniakan Lembata melalui Nuhanera.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Lembata, Longginus Lega, SE kepada media ini, Kamis (22 Juni 2016).

“Festival ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kegiatan kepariwisataan berbasis wisata bahari. Sebab Teluk Nuhanera memiliki alam bawah laut luar biasa. Kita ingin membangun masyarakat Lembata yang maju dan mandiri,” ungkap Lega.

Ia merinci ada berbagai kegiatan Festival Bahari Nuhanera Agustus 2016 yang akan digelar lomba mincing, lomba dayung perahu tradisional, lomba kebersihan pantai di 14 desa pesisir Teluk Nuhanera dan pemilihan Putra Putri Bahari.

Menyadari potensi keindahan bahari bawah laut Nuhanera, maka Dinas Pariwisata bersama 14 desa di pesisir, membangun kesepakatan untuk menjaga potensi ini. Caranya, nelayan di pesisir Teluk Waienga, harus menangkap ikan dengan menggunakan jala dan memancing sesuai dengan kearifan budaya lokal.

 

PHTO0284.JPG

Teluk Nuhanera. Foto: Balinewsnetwork/sandro wangak

Nuhanera = Bunaken

Lebih jauh Longginus Lega mengungkapkan, hasil survey bawah laut melalui program pengembangan destinasi wisata terpadu yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata bersama tim suvey dari kepulauan seribu dan ANTV menunjukkan bahwa Nuhanera memiliki potensi bawah laut yang setara dengan Bunaken di Manado.

Selain taman bawah laut, terdapat juga spesies ikan yang langka sehingga hampir setiap minggu kapal-kapal pinisi dari Bali selalu datang ke teluk Hadakewa ini  untuk menikmati keindahan Nuhanera.

Menurut Lega, pariwisata sebagai leading sektor pembangunan telah terbukti di banyak daerah mampu membawa masyarakat keluar dari kemiskinan ekonomi. Untuk itulah, Pemda Lembata menangkap peluang ini karena Lembata memiliki potensi keindahan alam dan budaya yang luar biasa. (sandro wangak)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment