Gubernur Bali Mangku Pastika: Wartawan Bermodalkan Kartu Pers Sama dengan Pramuwisata Yang Menjual Kepala Turis

Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Foto: bnn.com/Tari

Denpasar/bnn.com-Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta para pemimpin media massa di Bali agar memperlakukan para wartawannya secara layak, terutama dari sisi kesejahteraan.

“Wartawan jangan dikasih modal kartu pers supaya dipakai untuk mencari makan sendiri. Wartawan yang  hanya bermodalkan kartu pers, itu sama saja dengan pramuwisata yang hanya mengandalkan kepala turis,” kata Mangku Pasti dalam sambutannya pada hari ulang tahun ketiga Harian Pos Bali di Denpasar, Jumat (17/06/2016).

Menurut Mangku Pastika dewasa ini ada kecendrungan wartawan dibayar murah karena sudah dibekali dengan kartu pers sehingga wartawan bisa menghidupkan dirinya sendiri.

“Ini sama dengan pramuwisata yang hanya mengandalkan kepala turis, tidak punya izin tapi bisa hidup, mengandalkan overan turis dari guide asing,” sebutnya.

Mangku Pastika kemudian  menjabarkan pramuwisata yang mengandalkan kepala turis tersebut.

“Turis datang dari Tiongkok, dia jemput di bandara, dia terima overan turis dari guide Tiongkok.  Para turis Tiongkok itu hanya dibayarkan tiket pesawat dan hotel. Untuk tour dan makan sehari-hari diserahkan kepada pramuwisata lokal tersebut. Nah Pramuwisata lokal lalu bawa mereka belanja, harga sudah mark up supya dia dapat komisi, dan dengan komisi itulah dia bisa bayar makan turis, sewa mobil untuk tour dan tiket masuk ke obyek wisata. Akibatnya apa? Pariwisata kita jadi turun. Karena dia ajak turis makan ke restoran murah, sewa mobil murah.  Mobilnya tua.  Mobil yang terjun di jurang di Jimbaran tahun lalu adalah akibat dari pramuwisata yang hanya mengandalkan kepala turis. Karena mobil tua, disewa dengan haraga murah,” beber mangku Pastika.  (rsn)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment