Geger Bayi Disiram Air Panas Karena Kelalaian Ibu Kandung

Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa. Foto: bnn.com/tar

Amlapura/bnn.com-Kepolisian Sektor Abang, Karangasem memastikan bahwa kasus bayi berumur dua bulan 15 hari yang disiram air panas sehingga kulit tubuhnya melepuh  di Banjar Lebih, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, ternyata hanya karena kelalaian ibu kandungnya, Ni ketut Mardiani (25).

“Kepastian ini setelah kami memeriksa  ibu kandung bayi tersebut. Dia mengaku sebelum memandikan bayinya, dia lupa mengecek air panas yang baru dimasak. Makanya begitu dimandikan, bayinya langsung menangis sekeras-kerasnya,  kulit tubuhnya langsung melepuh,” kata Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugita Yasa, Amlapura, Selasa (07/06/2017).

 Sebelumnya pada Selasa (01/06/2016)  orang tua kandung bayi, Ni Ketut Mardiani (ibu) dan   I Nengah Merti (ayah) melapor ke Polsek Abang karena  kulit bayi mereka mendadak melepuh tanpa tahu apa penyebabnya. Kejadiannya pada Senin, 30 Mei lalu.

Menurut Nyoman Sugita Yasa, semula kasus ini agak pelik karena sesuai pengakuan ibu kandungnya, saat kejadian dia hanya keluar rumah sebentar untuk membeli kopi. Tapi setelah balik, dia melihat tubuh bayinya sudah melepuh. Padahal, saat ditinggal, di rumah itu ada  Ni Wayan Sukra (nenek) dan  Nengah Sudiani (bibi).

“Saat itu, ibu kandungnya panik, apalagi keluarga mau melaporkan kasus ini, dia makin panik sehingga dia membuat cerita seperti itu. Tapi  saat kami periksa,  dia mengaku lalai mengecek air panas saat memandikan bayinya,  membuat tubuh bayinya melepuh. Ini kejadian yang kedua kalinya,” kata Kapolsek Abang AKP   Nyoman Sugita Yasa.

Akibat tak sengaja disiram air panas oleh ibu kandungnya, bayi malang yang dinamakan Komang ini sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Karangasem dan kini sudah diperbolehkan pulang. (tar)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment